Kisah yang amat menyedihkan
seorang cucu yang bernama Utami yang ditinggal seorang nenek yang merawat dia
sejak kecil sampai berusia 12 tahun. Dan cucunya berpisah dengan nenek yang
telah dulu menghadap Ilahi, setiap hari
Utami merasa kesepian dengan tiadanya
seorang nenek disampingnya yang menyayanginya seperti seorang ibu.
Setiap hari dia menuliskan surat untuk
neneknya yang berisi berita yang sangat merindukan kehadiran nenek dalam
hidupnya, dan kisah cinta yang sangat berliku-liku perjalanan cintanya dengan
itu dia curhat dengan neneknya padahal neneknya sudah meninggal dan alamnya
sudah berbeda tetapi dia setiap hari menuliskan kisahnya untuk neneknya.
Perjalanan cintanya begitu menyedihkan, yang dia
inginkan tidak mulus yang diharapkan. Dulu pernah berpacaran dengan mantannya
cukup lama 6 tahun lebih. Dia berpacaran tapi kandas karena dia menunggu
kakaknya terlebih dahulu menikah dan dia memutuskan hubungannya. Dan dia
memutuskan untuk sendiri dulu dan menenangkan hatinya. Akhirnya dia jatuh cinta
lagi dengan seorang yang usianya jauh lebih tua dari dia itupun kandas
gara-gara ada perbedaan prinsip. Dan
akhirnya dia menemukan seorang pangeran yang mencintai, menyayanginya dengan
tulus dan apa adanya, saling ada kecocokan, dan kedua keluarganya saling
memberikan restu untuk melanjutkan perjalanan cintanya ke sebuah pernikahan.
Yang dikawatirkan dia adalah siapa waliku sejak dia lahir tak mengenal sosok
ayahnya, dan akhirnya yang jadi walinya adalah pamannya.


